Gelar 5K Run, Kementerian UMKM Ajak Masyarakat Bangga Pakai Produk Lokal

Kementerian UMKM mengajak masyarakat semakin bangga menggunakan produk olahraga buatan dalam negeri melalui penyelenggaraan UMKM 5K Run di Jakarta, Minggu (21/6/2026). Ajang yang diikuti 1.200 peserta tersebut tidak hanya mengampanyekan gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi upaya memperkuat promosi dan daya saing produk lokal karya pelaku UMKM Indonesia.

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar UMKM 5K Run di Jakarta sebagai bagian dari rangkaian Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026. Melalui kegiatan ini, pemerintah mendorong masyarakat semakin bangga menggunakan produk olahraga buatan pelaku UMKM Indonesia.

Mengusung tema “Satu Langkah Terkoneksi, UMKM Tumbuh Berinovasi”, ajang lari tersebut berlangsung pada Minggu (21/6/2026), dengan rute dari Gedung Smesco Indonesia, Pancoran menuju kawasan Rasuna Said, Jakarta.

Sekretaris Kementerian UMKM, Ibu Loto Srinaita Ginting mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar kampanye gaya hidup sehat, melainkan juga menjadi ruang promosi bagi produk olahraga lokal agar semakin dikenal masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan ruang bagi UMKM lokal di sektor olahraga untuk menunjukkan kualitas produknya kepada masyarakat,” kata Ibu Loto dalam keterangannya.

Antusiasme masyarakat terhadap UMKM 5K Run terbilang tinggi. Sebanyak 1.200 peserta ikut meramaikan ajang tersebut yang juga diproyeksikan sebagai pemanasan menuju ASN Run 2026.

Menurut Loto, tren olahraga lari yang terus meningkat di Indonesia menjadi peluang besar bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.

Data Kementerian UMKM mencatat saat ini terdapat sekitar 57 juta UMKM di Indonesia, dengan 2.881 pelaku usaha bergerak di sektor industri olahraga.

“Industri olahraga memiliki potensi pasar yang sangat besar. Momentum ini harus dimanfaatkan pelaku UMKM agar produk lokal semakin kompetitif,” ujarnya.

Dalam penyelenggaraan UMKM 5K Run, Kementerian UMKM menegaskan penggunaan produk lokal menjadi fokus utama. Berbagai perlengkapan hingga produk yang dipamerkan selama acara berasal dari karya pelaku usaha dalam negeri.

Loto bahkan menunjukkan pakaian olahraga produksi lokal yang dipakainya dan menilai kualitas produk UMKM Indonesia mampu bersaing dengan merek global.

Ia pun mengajak masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk lebih aktif mendukung produk dalam negeri.

“Ayo gunakan produk lokal agar UMKM semakin berkembang dan manfaat ekonominya bisa dirasakan lebih luas,” ungkapnya.

Pelaksanaan UMKM 5K Run 2026 didukung oleh RajaLARI sebagai Race Management yang bertanggung jawab atas pengelolaan teknis dan operasional kegiatan, mulai dari perencanaan rute, koordinasi pelaksanaan lomba, pengaturan alur peserta, hingga memastikan acara berjalan aman dan nyaman bagi seluruh peserta. Selain itu, RajaLARI juga melakukan pencatatan waktu peserta sebagai bentuk apresiasi untuk menentukan pelari tercepat kategori putra dan putri. Keterlibatan RajaLARI turut mendukung terselenggaranya UMKM 5K Run 2026 secara profesional dan memberikan pengalaman berlari yang positif bagi seluruh peserta.

Peserta lomba turut mengapresiasi pelaksanaan UMKM 5K Run. Irma Ayu Pramudika yang meraih posisi kedua kategori putri menilai penyelenggaraan berjalan baik dan berharap ke depan terdapat tambahan kategori 10 kilometer.

“Semoga semakin banyak UMKM memperkenalkan brand lokal sehingga masyarakat Indonesia semakin maju,” katanya.

Sementara Cornelius Julian, peraih posisi kedua kategori putra, menilai keberadaan booth UMKM di kawasan Smesco menjadi sarana efektif memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.

Di sisi pelaku usaha, Ika, pemilik Teja Fresh, mengaku terbantu dengan penyelenggaraan bazar yang tidak memungut biaya sewa tenant.

Menurutnya, kegiatan semacam ini memberi kesempatan bagi UMKM untuk memperluas pasar sekaligus mengenalkan produk secara langsung kepada masyarakat.

Senada, Nova Dewi selaku pemilik Suwe Ora Jamu menyebut UMKM 5K Run bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga wadah kolaborasi antara pelaku UMKM dan masyarakat.

“Kami senang bisa terlibat, belajar dari sesama pelaku UMKM, sekaligus melihat semangat luar biasa dari para pelari,” ujarnya.

Melalui UMKM 5K Run 2026, Kementerian UMKM berharap semangat hidup sehat dapat berjalan beriringan dengan peningkatan penggunaan produk dalam negeri. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk RajaLARI sebagai Race Management, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem UMKM sekaligus meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap produk lokal Indonesia.

404: Not Found